Shop

Home Bisnis Kepiting Bakau; Dinamika Molting

Kepiting Bakau; Dinamika Molting

Rp 124,800

Categories: ,

Description

“Kepiting bakau (Scylla) atau kepiting lumpur adalah salah satu komoditas perikanan laut bernilai ekonomi tinggi. Hewan krustase yang hidup di hutan bakau ini merupakan komoditas yang mempunyai harga cukup tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor. Kepiting bakau adalah komoditas telah dibudidayakan di tambak dan di hutan-hutan bakau. Benihnya juga telah diproduksi secara massal di hatchri. Pemanfaatan secara komersial dari komoditas ini makin meningkat, baik untuk dikonsumsi dalam negeri maupun di ekspor.
Kepiting lunak atau kepiting soka adalah kepiting yang dipanen sesaat setelah molting sebelum kulit atau cangkang/eksoskeleton baru mengalami proses pengerasan. Kepiting lunak merupakan salah satu makanan laut seafood di dunia yang terkenal karena kelezatannya, mudah mengkonsumsinya karena tidak perlu membuka cangkangnya tetapi dapat dikonsumsi bersama cangkangnya dan mengandung nutrisi penting bagi kehidupan dan kesehatan. Salah satu masalah yang menghadang kesuksesan budidaya kepiting cangkang lunak antara lain adalah molting. Molting adalah proses pelepasan eksoskeleton (kulit/kutikula) lama dan digantikan eksoskeleton baru yang ukurannya lebih besar. Sesaat setelah molting, eksoskeleton baru masih dalam keadaan lunak dan akan mengeras beberapa jam kemudian, yakni setelah menyerap mineral dan air.
Upaya untuk menghasilkan proses molting yang optimal dan ekonomis terus dilakukan. Perlakuan pada kepiting maupun pemanfaatan faktor alam diaharapkan menghasilkan proses molting yang efisien dengan biaya yang murah. Karena itu studi mengenai pengaruh pergerakan benda-benda astronomis terhadap molting sangat penting.

Additional information

Penerbit

Penulis

ISBN

978-602-5876-37-0

EISBN

978-602-5876-38-7

Format

17×24

Halaman

XVI+128

Tahun

2018

X