Description
Lebak lebung bukan sekadar rawa, tetapi warisan adat yang menyimpan kekayaan ekonomi, ekologi, dan budaya masyarakat. Sayangnya, ekosistem ini menghadapi ancaman serius: degradasi lingkungan, konflik lahan, dan tekanan modernisasi. Buku ini menawarkan jawaban melalui model kebijakan transisi Desa Wisata Adat Hijau (DWAH). Dengan metode analisis MCA, AHP, dan uji kelayakan, lahir skenario hibrid yang melibatkan masyarakat adat, pemerintah, dan mitra strategis. Hasilnya bukan hanya melindungi hak adat dan menjaga keseimbangan alam, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Inovatif, aplikatif, dan siap direplikasi.
